Langsung ke konten utama

Automotive Simulink Performance Package

    Dalam proyek ini, Kita akan mensimulasikan logika untuk paket kinerja otomotif. Kendaraan saat ini memiliki lusinan komputer yang bersama-sama menyesuaikan perilaku mobil sebagai respons terhadap data yang dibaca oleh ratusan sensor. Dalam sistem yang disederhanakan ini, asumsikan Anda merespons dua sensor kecepatan dan akselerasi lateral untuk memutuskan antara mode "kinerja tinggi" dan "ekonomis".


Untuk mensimulasikan data sensor, model menggunakan blok yang belum Anda lihat: blok Editor Sinyal.


Namun, jangan khawatir, Editor Sinyal hanyalah jenis sumber lain, seperti Gelombang Sine atau Ramp. Kita dapat memeriksa sinyal ini dengan menggunakan apa yang telah dipelajari sebelumnya, dan menambahkan Cakupan ke model.


Task 1

Blok Editor Sinyal menyediakan sumber data simulasi. Port pertama blok menghasilkan kecepatan, dan port kedua menghasilkan percepatan lateral.

Kita harus terlebih dahulu memproses data input. Secara khusus, KIta perlu mengambil nilai absolut dari percepatan lateral, karena belokan kiri dan kanan harus diperlakukan sama.



Task 2

Logika untuk memilih mode mengemudi dijelaskan oleh pseudocode.if berikut 

  (speed ≥ 100 km/h) OR 

  (speed ≥ 35 km/h AND

   abs(lateral acceleration) ≥ 3 m/s2)

    use mode 2

else

    use mode 1

end

Kita akan memodelkan pernyataan boolean terlebih dahulu, lalu menambahkan logikanya.





Task 3



Task 4


Task 5

Langkah terakhir adalah menambahkan pernyataan logis, yang direplikasi di sini:

if (speed ≥ 100 km/h) OR 

 (speed ≥ 35 km/h AND abs(lat. accel.) ≥ 3 m/s2)

    use mode 2

else

    use mode 1

end

Ingat, untuk mengakses dokumentasi untuk sebuah blok, klik kanan padanya dan pilih Bantuan.



Untuk Latihan Lebih Lanjut

Anda berhasil membuat model logika untuk memilih mode mengemudi berdasarkan data kecepatan dan akselerasi. Untuk memverifikasi bahwa ini berfungsi seperti yang Anda harapkan, coba tambahkan blok Cakupan ke model.

Gunakan Lingkup untuk melihat tiga sinyal di jendela yang sama: kecepatan dalam km/jam, akselerasi, dan pilihan mode. Anda dapat memplot sinyal pada sumbu terpisah menggunakan menu View > Layout di toolbar Scope.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tafsir basmalah dan hukum-hukumnya

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ (1) Dengan nama Allah YangMaha Pemurah lagi Maha Penyayang Para sahabat memulai bacaan Kitabullah dengan basmalah, dan para ulama sepakat bahwa basmalah merupakan salah satu ayat dari surat An-Naml. Kemudian mereka berselisih pendapat apakah basmalah merupakan ayat tersendiri pada permulaan tiap-tiap surat, ataukah hanya ditulis pada tiap-tiap permulaan surat saja. Atau apakah basmalah merupakan sebagian dari satu ayat pada tiap-tiap surat, atau memang demikian dalam surat Al-Fatihah, tidak pada yang lainnya; ataukah basmalah sengaja ditulis untuk memisahkan antara satu surat dengan yang lainnya, sedangkan ia sendiri bukan merupakan suatu ayat. Mengenai masalah ini banyak pendapat yang dikatakan oleh ulama, baik Salaf maupun Khalaf. Pembahasannya secara panjang lebar bukan diterangkan dalam kitab ini. Di dalam kitab Sunan Abu Daud dengan sanad yang sahih: عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه...

Desain Pengontrol PID

http://microcontrollerslab.com/wp-content/uploads/2019/02/2-PID-controller-Arduino.png      Pada kali kami akan memperkenalkan struktur kompensator umpan balik yang sederhana, namun serbaguna: pengontrol Proporsional-Integral-Derivatif (PID). Kontroler PID banyak digunakan karena sangat mudah dipahami dan karena cukup efektif. Salah satu daya tarik dari pengontrol PID adalah bahwa semua insinyur memahami diferensiasi dan integrasi secara konseptual, sehingga mereka dapat menerapkan sistem kontrol bahkan tanpa pemahaman yang mendalam tentang teori kontrol. Lebih lanjut, meskipun kompensatornya sederhana, namun cukup canggih karena ia menangkap sejarah sistem (melalui integrasi) dan mengantisipasi perilaku sistem di masa depan (melalui diferensiasi). Kami akan membahas pengaruh masing-masing parameter PID pada dinamika sistem loop tertutup dan akan menunjukkan bagaimana menggunakan pengontrol PID untuk meningkatkan kinerja sistem. Perintah kunci MATLAB yang digunakan dalam ...

Pengukuran Laju Aliran Fluida (Oil dan Gas)

     Dalam bidang minyak dan gas, teknologi untuk mengukur aliran berfungsi untuk mengukur jumlah produksi yang dihasilkan dalam setiap waktunya. Bernama "flow meter" sebuah alat yang digunakan untuk mengukur aliran,  pressure, temperature dari aliran minyak atau gas tersebut.  Flow meter juga dapat berfungsi sebagai alat monitoring yang akan menjadikan pekerjaan lebih mudah dengan tingkat keamanan yang baik saat terjadi overpressure atau kondisi yang abnormal. Beberapa aspek yang diukur dari kinerja suatu aliran adalah accuracy, repeatability, linearity dan resolution. Dengan aspek kinerja tersebut, flow meter pun dibagi menjadi 3 jenis : Differential pressure, Positive Displacement, dan Coriolis Mass Flow Meter. Dan akan dibahas secara terpisah dan lebih jelas pada uraian dibawah ini. Differential Pressure (DP) Flow Meter https://alvindocs.com/public/vendor/webarq/admin-lte/plugins/elfinder/files/News/NewFolder/pengukuran%20laju%20aliran%20fluida.gif Alat ini ...