Langsung ke konten utama

Cara Setting Pisau Mesin Frais pada Benda Kerja

    Sebelum melaksanakan eksekusi program-program CNC dengan benda kerja terlebih dahulu dilakukan setting pisau terhdap benda kerja. Setting ini menepatkan titil nol benda kerja yang sudah terlebih dahulu kita tentukan dengan sumbu pisau frais terhadap tiga bidang benda kerja dengan cara penyayatan manual. Setting benda kerja ini dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut, Misal : 

Setting pisau frais dengan Ø 10 mm, kecepatan putar spindel utama 1500 putmenit. Posisi awal pisau frais berada – 15 mm terhadap titik nol sumbu X benda kerja. 0 mm terhadap sumbu Y benda kerja. 10 mm di atas permukaan benda kerja pada sumbu Z.

a. Setting pisau terhadp benda kerja pada sumbu X

  • Periksa diameter pisau yang dipergunakan kemudian tentukan putaran spindel utama. 
  • Pasang benda kerja pada ragum dan jepit dengan kuat. 
  • Putar spindel utama dan yakinkan putaran sudah senter. 
  • Turunkan pisau dengan menggerakkan sumbu Z dan atur kedalaman yang diperlukan di sebelah sisi luar benda kerja. Setting tool terhadap sumbu X. 
  • Sentuhkan pisau kearah sumbu + X pada sisi luar benda kerja dengan menggerakkan pelan- pelan kearah benda kerja, setelah pisau menyentuh benda kerja pada monitor akan tertayang nilai harga X, misal : X = 201. hapus nilai harga X dengan tombol DEL, sehingga nilai harga X = 00. Ttekan tombol INP dan tulis -500, kemudian tekan INP maka pada monitor nilai harga X = -500. Nilai X = 500= radius pisau frais 5 mm. nilai minus X menunjukkan arah. Maka setting terhadap sumbu X sudah selesai. Lihat Gambar 9.102 

b. Setting pisau terhadap benda kerja pada sumbu Y
  • Pisau masih tetap pada posisi di atas, bebaskan pisau terhadap benda kerja dan geser ke arah sumbu –Y, kemudian gerakkan pisau ke kanan ke arah sumbu + X. 
  • Setting Tool terhadap sumbu Y 1. Sentuhkan pisau ke arah sumbu +Y pada setelah sisi luar benda kerja dengan menggerakkan pelan-pelan ke arah benda kerja, setelah pisau menyentuh benda kerja pada monitor akan tertayang nilai harga Y, misal : Y = 1100. Hapus nilai harga Y dengan tombol DEL, sehingga nilai harga Y = 00. Tekan tombol INP dan tulis -500, kemudian tekan INP maka pada monitor nilai harga Y = -500. Nilai Y = 500 = radius pisau frais 5 mm, maka setting terhadap sumbu Y sudah selesai. 
c. Setting pisau terhadap benda kerja pada sumbu Z
  • Pisau masih tetap pada posisi di atas, bebaskan pisau terhadap benda kerja dan gerakan naik ke arah sumbu +Z.
  • Gerakkan pisau kearah sumbu +Y sehingga pisau berada di atas permukaan benda kerja. Gambar 12.108.Setting tool terhadap sumbu Z 
  • Turunkan pisau perlahan-lahan ke arah permukaan benda kerja sumbu – Z, setelah pisau menyentuh benda kerla pada monitor akan tertayang nilai harga Z, misalnya : Z= -964 hapus nilai harga Z dengan tombol DEL, sehingga nilai harga Z= 00.
  • Gerakkan pisau naik ke arah sumbu +Z = 1200, sesuai ketinggian posisi awal pisau. Gambar 12.109. Posisi akhir pahat sebelum proses running.
  • Geser pisau ke arah sumbu X = -1500 dan ke arah sumbu Y = 0, maka langkah setting pisau terhadap benda kerja selesai dan program siap dieksekusi dengan pelayanan CNC.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tafsir basmalah dan hukum-hukumnya

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ (1) Dengan nama Allah YangMaha Pemurah lagi Maha Penyayang Para sahabat memulai bacaan Kitabullah dengan basmalah, dan para ulama sepakat bahwa basmalah merupakan salah satu ayat dari surat An-Naml. Kemudian mereka berselisih pendapat apakah basmalah merupakan ayat tersendiri pada permulaan tiap-tiap surat, ataukah hanya ditulis pada tiap-tiap permulaan surat saja. Atau apakah basmalah merupakan sebagian dari satu ayat pada tiap-tiap surat, atau memang demikian dalam surat Al-Fatihah, tidak pada yang lainnya; ataukah basmalah sengaja ditulis untuk memisahkan antara satu surat dengan yang lainnya, sedangkan ia sendiri bukan merupakan suatu ayat. Mengenai masalah ini banyak pendapat yang dikatakan oleh ulama, baik Salaf maupun Khalaf. Pembahasannya secara panjang lebar bukan diterangkan dalam kitab ini. Di dalam kitab Sunan Abu Daud dengan sanad yang sahih: عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه...

Desain Pengontrol PID

http://microcontrollerslab.com/wp-content/uploads/2019/02/2-PID-controller-Arduino.png      Pada kali kami akan memperkenalkan struktur kompensator umpan balik yang sederhana, namun serbaguna: pengontrol Proporsional-Integral-Derivatif (PID). Kontroler PID banyak digunakan karena sangat mudah dipahami dan karena cukup efektif. Salah satu daya tarik dari pengontrol PID adalah bahwa semua insinyur memahami diferensiasi dan integrasi secara konseptual, sehingga mereka dapat menerapkan sistem kontrol bahkan tanpa pemahaman yang mendalam tentang teori kontrol. Lebih lanjut, meskipun kompensatornya sederhana, namun cukup canggih karena ia menangkap sejarah sistem (melalui integrasi) dan mengantisipasi perilaku sistem di masa depan (melalui diferensiasi). Kami akan membahas pengaruh masing-masing parameter PID pada dinamika sistem loop tertutup dan akan menunjukkan bagaimana menggunakan pengontrol PID untuk meningkatkan kinerja sistem. Perintah kunci MATLAB yang digunakan dalam ...

Membaca surat Al-Fatihah bagi makmum dalam salat berjamaah

   Apakah makmum diwajibkan membaca surat Al-Fatihah? Jawabannya, ada tiga pendapat di kalangan para ulama. Pertama , makmum wajib membaca surat Al-Fatihah, sebagaimana diwajibkan pula atas imamnya, berdasarkan kepada keumuman makna hadis-hadis terdahulu. Kedua , makmum sama sekali tidak diwajibkan membaca bacaan, baik surat Al-Fatihah ataupun surat lainnya, baik dalam salat jahriyah (yang keras bacaannya) ataupun dalam salat sirriyah (yang pelan bacaannya). Hal ini berlandaskan kepada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibnu Hambal di dalam kitab Musnad-nya melalui Jabir ibnu Abdullah, dari Nabi Saw. Disebutkan bahwa Nabi Saw. pernah bersabda: «مَنْ كَانَ لَهُ إِمَامٌ فَقِرَاءَةُ الْإِمَامِ لَهُ قِرَاءَةٌ» Barang siapa yang mempunyai imam, maka bacaan imam bagi-nya adalah bacaannya juga . Akan tetapi, di dalam sanadnya terdapat ke-da'if-an. Imam Malik meriwayatkan pula melalui Wahb ibnu Kaisan, dari Jabir, disebutkan bahwa hadis tersebut adalah perkataan Jabir sendiri. Ha...